
Jalani Drama Musikal, Teza Dan Tanta Ginting Akui Tak Mudah
Jalani Drama Musikal, Dunia Hiburan Indonesia Semakin Berkembang Dengan Hadirnya Berbagai Format Pertunjukan Yang Semakin Beragam. Salah satunya adalah drama musikal, sebuah genre yang menggabungkan kemampuan akting, vokal, dan koreografi dalam satu panggung. Dalam proyek terbaru, Teza Sumendra dan Tanta Ginting ikut terlibat dalam sebuah drama musikal yang langsung mencuri perhatian publik. Namun di balik penampilan yang terlihat memukau di atas panggung, keduanya mengakui bahwa proses menjalani drama musikal bukanlah hal yang mudah. Mereka harus menghadapi tantangan besar yang berbeda dari proyek film atau serial televisi pada umumnya.
Jalani Drama Musikal Dengan Tuntutan Ganda: Akting Dan Vokal Dalam Satu Waktu
Salah satu tantangan terbesar dalam drama musikal adalah kemampuan untuk menyeimbangkan akting dan vokal secara bersamaan. Hal ini menjadi pengalaman baru bagi sebagian aktor, termasuk Teza Sumendra dan Tanta Ginting. Teza Sumendra yang di kenal sebagai penyanyi sekaligus aktor mengaku bahwa meskipun sudah terbiasa dengan dunia musik, menggabungkan emosi akting dengan teknik vokal di panggung tetap memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Sementara itu, Tanta Ginting menambahkan bahwa tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi karakter sambil tetap menyanyikan lagu secara live di depan penonton. Menurut keduanya, setiap adegan dalam drama musikal menuntut fokus penuh karena tidak ada ruang untuk kesalahan seperti dalam produksi yang bisa di ulang melalui editing.
Stamina Fisik dan Mental Jadi Kunci Utama
Selain kemampuan teknis, drama musikal juga menuntut stamina fisik dan mental yang sangat kuat. Para pemain harus tampil dalam durasi panjang dengan energi yang tetap stabil dari awal hingga akhir pertunjukan. Teza Sumendra mengungkapkan bahwa proses latihan yang intens menjadi bagian penting sebelum tampil di panggung. Latihan tidak hanya berfokus pada dialog dan lagu, tetapi juga koreografi yang harus di lakukan secara sinkron dengan pemain lain. Tanta Ginting juga menyoroti bahwa tekanan mental dalam pertunjukan live sangat berbeda di bandingkan syuting film. Tidak ada kesempatan untuk mengulang adegan, sehingga setiap momen harus di jalankan dengan sempurna.
Proses Latihan yang Panjang dan Intens
Untuk menghasilkan pertunjukan yang maksimal, proses latihan drama musikal biasanya di lakukan dalam waktu yang cukup panjang. Para pemain harus memahami naskah, mempelajari lagu, hingga menghafal gerakan panggung secara detail. Teza Sumendra dan Tanta Ginting mengaku bahwa fase latihan menjadi salah satu bagian paling melelahkan, tetapi juga paling penting dalam membangun chemistry antar pemain. Mereka harus berlatih berulang kali agar setiap transisi adegan terlihat halus dan tidak mengganggu alur cerita. Selain itu, koordinasi dengan musisi, penari, dan kru panggung juga menjadi bagian yang tidak bisa di abaikan.
Pengalaman Baru yang Memberi Banyak Pelajaran
Meski penuh tantangan, keterlibatan dalam drama musikal memberikan pengalaman baru bagi kedua aktor tersebut. Mereka mengaku mendapatkan banyak pelajaran, baik dari sisi teknis maupun emosional. Teza Sumendra menilai bahwa drama musikal membantu dirinya mengembangkan kemampuan ekspresi yang lebih luas. Ia belajar bagaimana menyampaikan emosi tidak hanya melalui dialog, tetapi juga melalui lagu dan gerakan tubuh. Sementara itu, Tanta Ginting merasa pengalaman ini membuka perspektif baru dalam dunia seni peran. Ia menyadari bahwa akting dalam format musikal membutuhkan disiplin tinggi dan kerja sama tim yang solid.
Penutup
Keterlibatan Teza Sumendra dan Tanta Ginting dalam drama musikal membuktikan bahwa genre ini bukanlah sesuatu yang mudah dijalani. Dibutuhkan kemampuan akting, vokal, stamina, serta kerja sama tim yang kuat untuk menghasilkan pertunjukan yang berkualitas. Meski penuh tantangan, pengalaman ini memberikan nilai tambah bagi perjalanan karier keduanya di dunia hiburan.